Padang, Sumatera Barat — Dalam suasana hangat Halal Bihalal, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menggelar kegiatan “Ngobras (Ngopi Bareng Polantas)” yang menghadirkan dialog interaktif antara jajaran kepolisian dan komunitas ojek online (ojol) se-Sumbar.
Kegiatan ini berlangsung di Jln Veteran No. 90, Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, dan dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar, Reza Chairul Akbar, bersama jajaran anggota. Turut hadir para pengemudi ojol dengan perwakilan ketua komunitas, Zainal.
Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah terkait keselamatan berlalu lintas.
Dalam sesi tanya jawab yang mengangkat tema penggunaan helm, berbagai persoalan di lapangan disampaikan oleh para pengemudi ojol. Mulai dari kesadaran penumpang yang masih rendah dalam menggunakan helm, hingga kualitas helm yang layak pakai sesuai standar keselamatan.
Dirlantas Reza Chairul Akbar menegaskan bahwa helm bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan utama bagi pengendara dan penumpang.
“Helm itu menyelamatkan nyawa. Kami mengimbau agar seluruh pengemudi ojol memastikan helm yang digunakan berstandar SNI dan dalam kondisi baik. Jangan hanya formalitas, tapi harus benar-benar melindungi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ojol Sumbar, Zainal, menyampaikan aspirasi para pengemudi yang berharap adanya dukungan dari pihak kepolisian dalam bentuk sosialisasi yang lebih masif serta solusi atas kendala di lapangan.
“Kami siap mendukung aturan, namun di lapangan sering menghadapi penumpang yang menolak pakai helm. Ini jadi dilema bagi kami,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Ditlantas Polda Sumbar menyatakan akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat, termasuk penumpang ojol, serta mendorong kolaborasi aktif antara komunitas ojol dan kepolisian.
Kegiatan “Ngobras” ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat demi menekan angka kecelakaan di jalan raya. Tutup nya
(Hendri A.W)
