VIVA NEWS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 03 Februari 2026

RUTAN PADANG KOKOHKAN KOMITMEN INTEGRITAS DEMI PELAYANAN PUBLIK YANG BERKUALITAS

  

Padang | menjadi saksi penguatan komitmen Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pelayanan. Selasa 3 Februari, seluruh jajaran Rutan Padang secara resmi menandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas sebagai langkah awal mempertegas arah reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.Rabu(04-02-2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Padang, Mai Yudiansyah, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta petugas. Penandatanganan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan simbol keseriusan institusi dalam membangun sistem kerja yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dipandang sebagai kebutuhan mendasar, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang profesional dan bebas dari praktik menyimpang. Rutan Padang menempatkan agenda ini sebagai fondasi perubahan yang menyentuh pola pikir, perilaku, dan budaya kerja seluruh pegawai.

Mai Yudiansyah dalam arahannya menegaskan bahwa komitmen bersama ini harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan institusional. Menurutnya, Zona Integritas tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus tercermin dalam sikap, keputusan, dan cara kerja sehari-hari petugas dalam melayani masyarakat serta Warga Binaan.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat. Oleh karena itu, integritas dan profesionalisme menjadi kunci utama agar setiap layanan diberikan secara adil, transparan, dan sesuai aturan tanpa diskriminasi maupun penyimpangan.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Subseksi Pengelolaan, Arif Rahman, yang menilai komitmen bersama ini sebagai pijakan penting dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia menyebut Zona Integritas menuntut disiplin tinggi, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab dari seluruh pegawai, khususnya dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Arif Rahman juga menegaskan bahwa penerapan Zona Integritas akan memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus mendorong setiap pegawai untuk menolak segala bentuk pelanggaran, gratifikasi, dan praktik tidak sesuai ketentuan. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan dapat terus ditingkatkan.

Selain aspek pengawasan dan pelayanan, pembangunan Zona Integritas di Rutan Padang diarahkan untuk memperkuat soliditas internal. Seluruh petugas didorong menjadi agen perubahan yang aktif, saling mengingatkan, dan berani menjaga nilai integritas dalam setiap lini tugas.

Melalui komitmen bersama ini, Rutan Padang berharap mampu membangun lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung reformasi birokrasi nasional, khususnya di sektor pemasyarakatan.

Dengan langkah awal yang ditegaskan melalui Pakta Integritas dan Komitmen Bersama, Rutan Padang meneguhkan tekad untuk terus berbenah, memperbaiki kualitas pelayanan, serta menghadirkan wajah birokrasi yang profesional, humanis, dan melayani kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.Tutupnya.

(HENDRI A.W).

Di Bawah Komando AKBP Agung Tribawanto, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 Hadir Melindungi Masyarakat

  

Pasaman Barat  | menjadi saksi dimulainya komitmen serius Kepolisian Resor Pasaman Barat dalam menjaga keselamatan masyarakat melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Senin 02 Februari 2026. Kegiatan ini menandai langkah konkret Polri dalam menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas utama di jalan raya.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Operasi Keselamatan Singgalang 2026 tidak diposisikan sebagai rutinitas seremonial semata, melainkan sebagai gerakan moral dan sosial untuk membangun kesadaran bersama antara polisi dan masyarakat demi terciptanya lalu lintas yang aman dan beradab.

Apel gelar pasukan dipimpin Kabag Ops Polres Pasaman Barat Kompol Muzhendra yang membacakan amanat Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Dalam amanat tersebut, Kapolda menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga memastikan rasa aman, tertib, dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan.

Kapolda Sumbar menekankan bahwa persoalan keselamatan lalu lintas tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Keselamatan adalah tanggung jawab kolektif yang harus dibangun melalui pendekatan berkelanjutan, edukatif, serta sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Singgalang 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 02 hingga 15 Februari 2026, dan mencakup seluruh wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Operasi ini dirancang untuk menyentuh langsung perilaku berlalu lintas masyarakat.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, pendekatan yang dikedepankan adalah preemtif dan preventif melalui edukasi serta imbauan persuasif. Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari operasi, namun ditempatkan sebagai langkah terakhir terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan korban jiwa.

Kapolres Pasaman Barat itu menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Polisi harus tampil sebagai mitra yang mengayomi, memberi contoh, dan peduli terhadap keselamatan pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki.

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 menyasar sejumlah pelanggaran prioritas seperti pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm standar, tidak mengenakan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, hingga melawan arus lalu lintas. Sasaran lain mencakup pengaruh alkohol, kecepatan berlebih, knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta kendaraan ODOL yang membahayakan keselamatan publik.

Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, AKBP Agung Tribawanto mengungkapkan adanya penurunan angka pelanggaran lalu lintas di Pasaman Barat. Namun demikian, angka kecelakaan masih menjadi perhatian serius sehingga diperlukan konsistensi pendekatan humanis yang dibarengi edukasi berkelanjutan.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 tidak diukur dari banyaknya tilang, melainkan dari menurunnya angka kecelakaan dan korban jiwa. Keselamatan masyarakat, menurutnya, adalah indikator utama keberhasilan tugas kepolisian.

Dalam arahannya, AKBP Agung Tribawanto meminta seluruh personel, khususnya yang berada di bawah kendali Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia Fitriani, untuk menjaga sikap santun, ramah, dan profesional dalam setiap interaksi dengan masyarakat, sekaligus aktif menyampaikan pesan keselamatan melalui berbagai kanal komunikasi.

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 diikuti jajaran pejabat utama Polres Pasaman Barat, personel Polri, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta elemen terkait lainnya. Sinergi lintas sektor ini menjadi simbol kuat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.

Melalui Operasi Keselamatan Singgalang 2026, AKBP Agung Tribawanto berharap budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari kesadaran, bukan keterpaksaan, demi terwujudnya jalan raya yang lebih aman dan masa depan masyarakat Pasaman Barat yang terlindungi.Tutupnya.

(Hendri A.W.).


Selasa, 27 Januari 2026

Peresmian Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Dorong Transformasi Layanan Publik

 

SUMBAR | Gedung megah berwarna biru itu kini berdiri sebagai simbol perubahan. Di jantung pelayanan lalu lintas Polda Sumatera Barat, sebuah harapan baru resmi dihadirkan untuk masyarakat melalui Peresmian Gedung Pelayanan BPKB Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar. Peresmian ini bukan sekadar seremoni bangunan, tetapi menjadi penanda komitmen kuat Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Momentum penting tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Karangan bunga ucapan selamat dan sukses berjajar rapi di halaman gedung, menjadi saksi dukungan berbagai pihak atas hadirnya fasilitas pelayanan baru yang modern dan representatif. Gedung ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang cepat, tertib, dan manusiawi.

Di balik terwujudnya gedung pelayanan ini, sosok Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. tampil sebagai figur sentral. Di bawah kepemimpinannya, Ditlantas Polda Sumbar terus mendorong transformasi pelayanan berbasis kualitas, integritas, dan kepercayaan publik.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Reza menegaskan bahwa pembangunan gedung pelayanan BPKB ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga soal kenyamanan, kepastian hukum, dan rasa dihargai bagi setiap warga yang datang mengurus administrasi.

“Gedung ini kami hadirkan sebagai wujud komitmen Ditlantas Polda Sumbar untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih tertib, dan lebih transparan. Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan perubahan yang positif,” ujar Kombes Pol Reza dengan nada tegas namun penuh kehangatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa desain dan tata kelola gedung pelayanan BPKB ini telah disesuaikan dengan standar pelayanan modern. Ruang tunggu yang nyaman, alur pelayanan yang jelas, serta dukungan sarana dan prasarana berbasis teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja personel dan kepuasan masyarakat.

Peresmian gedung ini juga mencerminkan semangat Polri Presisi yang terus digaungkan. Bagi Ditlantas Polda Sumbar, Presisi bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Pelayanan BPKB yang selama ini identik dengan proses panjang dan melelahkan, kini diarahkan menjadi lebih singkat, pasti, dan akuntabel.

Suasana peresmian semakin bermakna dengan hadirnya berbagai elemen, baik dari internal kepolisian maupun mitra kerja. Kebersamaan tersebut menjadi simbol sinergi dalam membangun pelayanan publik yang berintegritas. Gedung ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan administrasi, tetapi juga ruang interaksi yang sehat antara Polri dan masyarakat.

Masyarakat pun menyambut baik kehadiran gedung pelayanan baru ini. Harapan besar disematkan agar pelayanan BPKB di Polda Sumbar semakin mudah diakses, ramah, dan bebas dari praktik yang merugikan. Keberadaan gedung yang representatif diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Bagi Kombes Pol Reza, peresmian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus terus dijaga dan dievaluasi secara berkelanjutan, seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan dinamis.

Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumbar kini berdiri sebagai simbol perubahan wajah pelayanan lalu lintas di Ranah Minang. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, harapan akan pelayanan yang profesional, modern, dan berkeadilan bukan lagi sekadar janji, tetapi perlahan menjadi kenyataan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

TIM RMO // Hendri 

Rabu, 14 Januari 2026

Bina Fisik Dan Prestasi Prajurit, Lanudal Tanjungpinang Olahraga Badminton Bersama

 


TNI AL-Dispen Puspenerbal (14/1/2026)

Dalam rangka pembinaan fisik dan prestasi, personel Lanudal Tanjungpinang melaksanakan olahraga bersama Badminton di GOR Abhimata, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026)

Olahraga bersama hari Rabu dipimpin langsung Komandan Lanudal Tanjungpinang, Letkol Laut (P) Tatang Yanuar Ristanto, M.Tr.Opsla dan diikuti seluruh prajurit dan PNS Lanudal Tanjungpinang.

Danlanudal Tanjungpinang berharap dengan kegiatan olahraga seperti ini, akan menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus menjaring atlet-atlet berprestasi dalam olahraga badminton, yang akan dapat menorehkan prestasi di daerah maupun dalam event pekan olahraga TNI AL.

Ketika Gelar Menjadi Amanah, Rajo Magek Dilewakan, Adat Diteruskan

 

Padang |Sabtu, 17 Januari 2026, Gedung Rohana Kudus di kawasan GOR Haji Agus Salim, Padang, akan menjadi saksi sebuah peristiwa adat yang sarat makna. Di bawah atap bangunan itu, para niniak mamak, mamak kaum, kemenakan, serta undangan adat akan berkumpul dalam satu tujuan melewakan gelar Rajo Magek sebuah amanah yang tidak lahir dari tepuk tangan, melainkan dari kesepakatan adat yang panjang dan penuh pertimbangan.

Pada hari itu, Firman Sikumbang dijadwalkan akan dilewakan gelar Rajo Magek dan dikukuhkan sebagai Rang Tuo Adat Suku Sikumbang.

Prosesi malewakan gala ini bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari musyawarah kaum yang telah berlangsung lama, di mana adat berbicara melalui mufakat, bukan melalui suara terbanyak.

Gelar Rajo Magek sebelumnya disandang oleh almarhum H. Musawir, SH. Seiring wafatnya beliau, tonggak kepemimpinan adat dalam Suku Sikumbang tidak boleh dibiarkan kosong. Dalam adat Minangkabau, kepemimpinan adalah rantai yang tidak boleh terputus.

Karena itulah, gelar tersebut akan diturunkan kepada kemenakan yang dinilai paling layak memikulnya, Firman Sikumbang. Rajo Magek adalah pemimpin kaum. Ia dituntut untuk tagak di nan bana, duduak di nan patuik.

Gelar ini hanya diberikan kepada sosok yang telah teruji ketokohan, kepemimpinan, serta kesetiaannya menjaga marwah adat dan menyelesaikan persoalan kaum. Bukan gelar yang dicari, tetapi amanah yang datang setelah ujian panjang.

Prosesi Sabtu nanti diperkirakan akan berlangsung khidmat. Petatah-petitih adat akan mengalir, menyampaikan pesan leluhur kepada pemegang amanah baru. Firman Sikumbang akan mendengarkan, bukan sebagai penerima kehormatan, melainkan sebagai kemenakan yang siap memikul beban kaum.

Menariknya, rangkaian acara tidak berhenti pada satu gelar saja. Dalam kesempatan yang sama, juga akan dilaksanakan batagak gala untuk kemanakan Firman Sikumbang, Bima Govaroli. SH, yang dikenal sebagai Uda Kota Padang Tahun 2018.

Prosesi ini menjadi simbol kuat bahwa adat tidak hanya diwariskan ke atas, tetapi juga ditanamkan ke generasi berikutnya.

Batagak gala bagi seorang kemenakan merupakan peneguhan identitas dan tanggung jawab sosial. Bagi Bima Govaroli, gelar adat yang akan ditegakkan nanti menjadi penanda bahwa kiprah anak muda di ruang publik tetap berakar pada nilai adat dan budaya Minangkabau.

Dalam satu ruang dan satu waktu, dua generasi akan dipertemukan oleh adat, Firman Sikumbang sebagai pemimpin kaum yang akan menerima amanah besar, dan Bima Govaroli sebagai generasi penerus yang akan ditegakkan martabatnya.

Sebuah mata rantai nilai yang tidak boleh putus, dari niniak mamak, ke mamak, lalu ke kemenakan. Sabtu nanti, Gedung Rohana Kudus tidak sekadar menjadi tempat berkumpul. Ia akan menjadi ruang di mana adat kembali ditegakkan, dihidupkan, dan diwariskan.

Di tengah derasnya perubahan zaman, prosesi ini menjadi pengingat bahwa adat Minangkabau masih berdiri tegak, selama amanah dijaga dan dijalani.

Karena dalam adat, gelar bukan untuk dibanggakan. Ia adalah janji yang akan diucapkan. Ia adalah beban yang akan dipikul. Dan ia adalah tanggung jawab yang kelak harus dipertanggungjawabkan di hadapan kaum, di hadapan adat, dan di hadapan Tuhan Yang Maha Mengetahui. (*)

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Buktikan Tidak Ada yang Kebal Hukum, Oknum Bhayangkari Dibui

 

PADANG  // menjadi saksi bagaimana ketegasan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta kembali diuji dalam sebuah perkara yang menyita perhatian publik, ketika seorang oknum Bhayangkari harus berhadapan dengan hukum atas dugaan penipuan bermodus jual beli sembako murah yang menelan kerugian ratusan juta rupiah dari para korbannya yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga.(14-01-2026)

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, prinsip penegakan hukum tanpa pandang bulu benar benar diterapkan. Status sosial dan kedekatan institusional yang selama ini kerap dijadikan tameng oleh pelaku tidak menjadi penghalang bagi aparat untuk bertindak tegas, profesional, dan transparan.

Para korban yang sebelumnya diliputi rasa takut dan putus asa akhirnya memberanikan diri mendatangi kantor media di Kota Padang untuk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas keberanian Kapolda Sumbar yang memerintahkan jajarannya mengusut tuntas kasus yang sempat membuat mereka merasa seolah tidak memiliki tempat mengadu.

Kasus ini berawal dari pergaulan sehari hari di lingkungan taman kanak kanak di kawasan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Kedekatan yang terjalin antarorang tua murid dimanfaatkan pelaku, Miki Fatmalasari, untuk membangun kepercayaan. Dengan mengaku sebagai distributor sembako murah dan menguatkan citra dirinya sebagai istri anggota Polri serta bagian dari Bhayangkari, pelaku berhasil membuat para korban yakin dan menaruh uang dalam jumlah besar.

Melalui berbagai unggahan di media sosial, terutama WhatsApp, pelaku menawarkan paket minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Skema pembayaran di muka dan janji pengiriman dalam waktu singkat membuat para korban tergiur, hingga tanpa disadari kerugian terus bertambah.

Waktu berlalu, barang yang dijanjikan tidak pernah datang. Komunikasi mulai terputus, nomor telepon tidak lagi aktif, dan pelaku menghilang. Di titik inilah para korban akhirnya melapor ke Polda Sumatera Barat, berharap keadilan dapat ditegakkan meskipun pelaku membawa embel embel sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta merespons laporan tersebut dengan cepat. Ia menginstruksikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Tedy Fanani untuk menurunkan tim terbaik, melakukan penyelidikan mendalam, dan menuntaskan perkara tanpa kompromi.

Di bawah komando Kombes Pol Tedy Fanani, didukung Kasubdit I Kompol Dr Burahim Boer dan Kanit I Iptu Edi JP, rangkaian penyelidikan dilakukan secara intensif. Bukti bukti dikumpulkan, alur transaksi ditelusuri, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan ini menjadi titik balik bagi para korban. Raut haru dan lega terpancar ketika mereka mengetahui bahwa hukum benar benar berpihak kepada kebenaran. Mereka menilai langkah Kapolda Sumbar dan Ditreskrimum sebagai bukti nyata bahwa institusi Polri tidak melindungi pelaku kejahatan, sekalipun berasal dari lingkungan internal.

Kini, oknum Bhayangkari tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Para korban berharap proses peradilan berjalan tegas, adil, dan transparan sebagai wujud komitmen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam menjaga marwah hukum dan kepercayaan publik. Mereka pun mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor, karena di Sumatera Barat, di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar, tidak ada satu pun yang kebal hukum.tutunya.(Hendri).

Pererat Sinergitas, Komandan Kodaeral V dan Wakil Bupati Nganjuk Bahas Kolaborasi Ketahanan Pangan Kedelai

 


Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menerima kunjungan (Courtesy Call) dari Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T., bertempat di Ruang Transit Mako Kodaeral V, Perak, Surabaya, Rabu (14/01/2026)

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh hubungan baik yang telah terjalin antara jajaran Kodaeral V dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ajang diskusi strategis mengenai rencana aksi bersama dalam mendukung kemandirian pangan nasional.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana kolaborasi dalam kegiatan Ketahanan Pangan, khususnya pada sektor budidaya tanaman kedelai di wilayah Kabupaten Nganjuk. Mengingat Nganjuk memiliki potensi lahan pertanian yang luas, sinergi dengan TNI diharapkan mampu mengakselerasi produktivitas komoditas tersebut.

Dankodaeral V dalam kesempatan tersebut menyambut baik inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Beliau menegaskan bahwa Kodaeral V siap memberikan dukungan penuh, baik melalui sumber daya maupun pendampingan personel di lapangan guna menyukseskan program ketahanan pangan tersebut.

"Sinergitas antara TNI AL dan Pemerintah Daerah adalah kunci dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan, termasuk di sektor pangan. Kami sangat mendukung rencana penanaman kedelai di Nganjuk sebagai upaya bersama dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi program prioritas pemerintah," tegas Komandan Kodaeral V.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan dan dukungan dari Kodaeral V. Menurutnya, keterlibatan unsur TNI AL akan memberikan dampak positif, terutama dalam hal disiplin pengelolaan dan keamanan program pertanian di daerah.

"Kami berharap melalui koordinasi ini, rencana penanaman kedelai di Kabupaten Nganjuk dapat segera terealisasi dengan manajemen yang baik. Kerja sama ini bukan hanya tentang bercocok tanam, melainkan wujud nyata pengabdian kita untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga," ungkap Wakil Bupati Nganjuk.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wadan Kodaeral V, Para PJU Kodaeral V, serta Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahyono S.Sos., Waketu Komisi IV DPRD Nganjuk M. Fauzi Irwana S.T., Kepala Dinas Pertanian Nganjuk Ida Shobihatin A.P., M.Si., dan Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti S.I.P.,S.T.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi